Senin, 03 Oktober 2016

Do'a seorang istri yg tersakiti

sesal ku tak berujung,,,saat ku tau hadi mantan suamiku kini telah tiada,walaupun dia telah menyakitiku dengan cara sedemikian rupa,tp dia tetap lelaki yg pernah ku cintai...
Hadi menikahiku 5 tahun yg lalu,karna himpitan ekonomi kamipun memutuskan agar menunda kehamilanku,bukan karna aku tak mau menjadi wanita yg sempurna,tp aku tak mau kalau nanti anaku lahi...r dia akn hidup serba pas-pasan,sering kami hanya makan sekali dalam sehari,karna berhemat,dengan menyisihkan sedikit uang untuk menabung,namun walaupun begitu aku tetap bersyukur,karna hadi sangat baik,dia rela bekerja apapun demi aku asalkan halal,itu ucapnya...
Tak terasa 3 tahun sudah kami menikah,walaupun hari2 kami lalui dengan hidup serba pas2an,namun kami tak pernah menyerah,mungkin ALLAH belum mempercayakn kami meminjam sebagian hartany,sampai pada suatu ketika pak.RT datang berkunjung ke rumah kami,kebetulan hadi tidak bekerja hari ini,,tak lama kemudian pak.rt menawarkn sebuah pekerjaan pada hadi sebagai sopir pribadi d jakarta,tanpa berpikir panjang suamiku meng-IYA kan nya,n aku pun turut senang,,,
pagi yang cerah,secerah hati suamiku yg 1 jam lg akn berangkat ke jakarta untuk memenuhi janjiny semalam,aku pun sempat berpesan,hati2 d sana ya mas,jangan kecewakan majikan mas,,iya de,jawab suamiku tenang,tak lama kami berbincang2 pak.RT datang,pertanda suamiku akn segera pergi,ada perasaan senang n juga sedih,berat rasanya melepas mas hadi yg selama 3 tahun ini tak pernah terpisah denganku,tp aku coba menepis rasa curiga ini,aku tak mau melihat suamiku sedih karna melihatku murung..
3 bulan berlalu,tak pernah ku dengar kabar tentang suamiku,sering ku bertanya pada pa.Rt tp beliau hanya menjawab mungkin hadi sibuk,n aku hanya bisa bersabar menantiny pulang,sore itu pak.rt memanggilku karna suamiku tlp,dia bilang de,mas belum bisa pulang,karna sangat sibuk,mas harap ade sbr menanti,mas gk bs sering tlp,karna mas gk bisa seenakny menggunakan tlp d rumah majikan mas,besok mas kirim uang untuk ade makan,n kalau bs ade beli hanphone ny...ucap mas hadi padaku yg nampak terburu2,aku hanya bs menjawab iya mas....
Aku tak membeli hp dngn harga mahal waktu itu,krn aku ingin menyimpan sedikit uang kiriman mas hadi,jam 9 malam hp ku berbunyi pertanda sms masuk,,jangan tlp atau sms mas dulu,mas sangat sibuk,,hany itulah isi sms mas hadi,hatiku mulai gelisah,ada prasangka buruk yg tiba2 hadir d pikiranku,tp segera ku tepis walaupun sakit rasany hati ini,krn sebelum ny mas hadi tak pernah seperti ini padaku..1 tahun berlalu,aku melalui hari2 ku sendiri,tnp ada kbr dr suamiku,bahkan tiap kali ku tlp hp ny tak pernah aktif,terpaksa uang tabungan yg ku simpan aku pakai sedikit demi sedikit n hampir habis,siang itu aku pulang dari warung ku lihat ada sebuah mobil jazz parkir d depan rumahku,n d teras rumah nampak seorang lelaki berdasi sedang berdiri sambil merokok,siapa dia pikirku,segera ku hampiri lelaki itu,assalamu'alaikum...n betapa terkejut ny aku,rasa percaya n tidak percaya kalau laki2 yg kini berhadapan denganku adalah mas hadi suamiku,ku cium tangan ny,tp dia hanya senyum ketus terhadapku,masuk mas pintaku,apa mas mau ade buatkan kopi,mas pasti cape,,tapi dng nada yg tinggi dia bilang,gak usah,aku sudah kenyang,,aku kemari hanya untuk mengantarkan ini padamu,sambil membanting sebuah map d meja.perlahan ku buka map itu,n jatung ku terasa berhenti,lidahku kelu,badanku lemas bahkan tetes air matapun tiba2 mengalir deras saat ku tau isi map itu,kenapa mas ingin ceraikan aku,apa salahku mas?jerit tangisku tiba2 pecah,salah mu karna selama hidup dengan mu aku tak pernah bahagia,aku selalu susah,n setelah jauh darimu aku bisa seperti ini,menjadi seorang direktur,n mempunyai istri yg lebih segala2ny darimu..jawabny,ku ambil selembaran itu lalu ku sobek,ku remas n ku buang,,dengan kemarahan hadipun pergi,tanpa peduli jerit tangisku,,1 minggu berlalu,aku hanya bs menangis tanpa bisa berontak,ku lihat d luar ada mobil berhenti,setelah keluar pengendaranya hatiku agak gembira,ternyata mas hadi pulang,mungkin dia akn menyesali perbuatan ny n meminta maaf padaku,ah ingin rasany aku segera menghampiri mas hadi n memelukny,aku pun segera berlari ke depan,,n tiba2 ada seorang permpuan setengah baya yg ikut keluar dari mobil,n menggandeng suamiku,hatiku remuk melebihi bom yg meledakan seisi kota,kenalkan ini mira calon istriku,ucap mas hadi padaku,merekapun masuk kedalam,aku mengikutiny dari belakang,mereka duduk d kursi tengah,n bodohny aku,aku malah diam saja,,y allah yg maha agung,mereka bercinta d depanku,suamiku yg selalu aku hormati n ku junjung tinggi tega menyakiti hatiku,padahal membunuh segala rasa yg ku simpan untuk ny selama 4 tahun ini,mereka berhubungan intim d depan mataku,bahkan aku d anggap patung d anggap manusia tak bernyawa,,15 menit berlalu,akhirny perbuatan bejat suami n perempuan itupun berakhir d depan mataku,,,salahmu sendiri,d cerai tak mau,apa sekarang masih tak mau juga setelah kau saksikan pertunjukan tadi ujar mira dengan lantang ny.suamikupun menyerahkan surat percerain itu kembali padaku,dengan sangat terpaksa ku tandatangani,,kuatka aku ya allah pintaku dalam hati setelah mereka berlalu dr rumahku,n kini aku menjadi seorang janda...6 bulan perceraian,tak pernah ku dengar kabar ny,n aku pun sudah tak ingin tau,karna kami sudah tak ada ikatan lg,akupun saat ini msh ingin sendiri,tiba2 saja pak.rt datang n memberitaukan kalau hadi kecelakaan n meninggal dunia,,,entah kenapa perasaan sedih tiba menyelimuti hatiku,tak ku sangka allah begitu cepat mangambilmu mas...semoga kau tenang d alam sana n d terima d sisinya..!amin.

Kamis, 29 September 2016

MENCURI UANG ANAK SENDIRI

🍁*Seorang lelaki datang kepada Rasulullah Saw mengadukan ayahnya yang menghabiskan uang miliknya tanpa meminta izin terlebih dahulu kepadanya* .
Rasulullah Saw memanggil ayah orang itu ke hadapan beliau. Ketika lelaki jompo itu datang dengan tertatih-tatih bersandar pada tongkatnya, Rasulullah Saw bertanya:
*“Betulkah kau mengambil uang anakmu tanpa seizinnya?”*
“Wahai Nabi Allah,” lelaki itu menangis, “ketika aku kuat dan anakku lemah, ketika aku kaya dan dia miskin, aku tidak membelanjakan uangku kecuali utk memberi makan kepadanya, bahkan terkadang aku membiar kan diriku kelaparan asalkan dia bisa makan."
*"Sekarang aku telah tua dan lemah sementara anakku tumbuh kuat. Aku telah jatuh miskin sementara anakku menjadi kaya. Dia mulai menyembunyikan uangnya dariku"*
"Dahulu aku menyediakan makan untuknya tapi sekarang dia hanya menyiapkan makan untuk dirinya. Aku tak pernah seperti dia memperlakukan aku."
"Jika saja aku masih sekuat dulu, aku masih akan merelakan uangku untuk dia.”
*Ketika mendengar hal ini, air mata Rasulullah Saw jatuh berlinang seperti untaian mutiara menimpa janggutnya yang suci* .
“Baiklah,” Rasulullah Saw berkata, “Habiskan seluruh uang anakmu sekehendak hatimu. Uang itu milikmu…”
Saudara-saudaraku,
*Apakah orang tua Anda masih hidup?? Ingat, surga Anda ada di bawah telapak kaki mereka. Mungkin kesempatan Anda untuk berbakti kepada mereka tidak begitu lama lagi. Sangat dianjurkan Anda yang tinggal jauh dari orang tua, pulanglah. Temui dan pandang wajah mereka dgn penuh cinta yg tulus, krn boleh jadi wajah itu tidak akan lama lagi menghilang dari pandangan Anda utk selama-lamanya..* .
*Semoga bermanfaat